Apakah persepsi itu? secara sederhana menurut pandangan pribadi saya adalah proses menterjemahkan sesuatu setelah indera kita menerimanya.
Sesuatu itu bisa berupa benda, peristiwa, obyek, pernyataan, kata/kalimat dimana indera bisa menerimanya sebagai sentuhan yang perlu segera diterjemahkan. Bagaimana proses persepsi dibentuk? Manusia memiliki banyak dimensi dalam mengolah setiap momentum yang diterimanya. Beberapa diantaranya adalah aspek religius, lingkungan sekitar, pola pendidikan keluarga, nilai-nilai atau norma yang berlaku, pengalaman, pengetahuan yang telah dipelajarinya, dan banyaknya fakta yang mendukung informasi yang diterima melalui indera.
Bila kita melihat suatu benda tiga dimensi, perbedaan posisi sudut pandang saja akan menghasilkan terjemahan yang berbeda akan benda tersebut. Ilustrasi ini bisa dibuat analog untuk benda yang lebih abstrak misalnya sebuah kebahagiaan seseorang. Mungkin kita menilai seorang disebut bahagia jika yang bersangkutan memiliki banyak harta, atau memiliki jabatan yang disegani, atau memiliki banyak teman. Sudut pandang ini juga dibatasi oleh kemampuan yang bersangkutan. Oleh sebab itu janganlah mudah memberikan pendapat dengan mematahkan pendapat orang lainnya. Cobalah berdiri pada sudut pandang yang sama, sehingga anda bisa mengerti mengapa seseorang memiliki pendapat yang berbeda dengan kita.
Coba renungkan ilustrasi sederhana ini, seorang anak kecil yang baru saja dibelikan mainan berupa mobil-mobilan oleh orang tuanya. Disaat dia sedang bermain, datang teman sebayanya. Meski sebelumnya teman sebayanya ini adalah teman karibnya, tetapi disaat sang teman ini mencoba meminjam mobil tadi, spontan si anak menariknya secara kasar. Pada saat yang bersamaan ada seorang dewasa yang melihat kejadian tersebut, dan secara reflek bergumam wah sungguh pelit anak tersebut, pada teman karibnya saja tidak mau berbagi. Tetapi bagi si kecil yang baru mendapatkan hadiah mobil tadi, dia masih ingin memuaskan dirinya untuk bermain dengan mobil barunya, dia sendiri baru saja mendapatkannya. Sesuai dengan usianya yang memang suka bermain, dan jika kita coba membawa diri kita pada sudut pandang sikecil tadi, kemungkinan besar kita akan bertindak sama. Mungkin setelah si kecil bosan dengan mobil tadi, secara sukarela dia akan memberikannya ke teman karibnya.
Jika persepsi dikembangkan pada lingkungan kerja, jika masing-masing orang ditempat kerja memiliki kebesaran hati dalam memaknai setiap kejadian dalam pekerjaan, mungkin semua masalah akan menjadi ringan, karena setiap orang akan saling membantu dan mengisi atas kelemahan yang lainnya. Yang lebih akan memberi dan yang kurang akan terus belajar dan didukung.
About Me
- AFz
- Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
- Menggapai cita-cita bagaikan membajak sawah, menabur benih padi, mengatur pengairan, memelihara padi yang mulai tumbuh, memberi pupuk, melindunginya dari serangan hama penyakit, menengoknya setiap hari, merawat bagian yang sakit dan mengaturnya agar serasi, kesemuanya itu membutuhkan kesabaran dan keikhlasan. Tidak ada jalan pintas untuk dapat memanen tanpa melalui tahapan-tahapan yang disebut di atas.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment