About Me

My photo
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Menggapai cita-cita bagaikan membajak sawah, menabur benih padi, mengatur pengairan, memelihara padi yang mulai tumbuh, memberi pupuk, melindunginya dari serangan hama penyakit, menengoknya setiap hari, merawat bagian yang sakit dan mengaturnya agar serasi, kesemuanya itu membutuhkan kesabaran dan keikhlasan. Tidak ada jalan pintas untuk dapat memanen tanpa melalui tahapan-tahapan yang disebut di atas.

Thursday, November 13, 2008

Personality versus Character

Personality
Proses penyesuaian sikap untuk mencapai sesuatu, personality bisa dicapai melalui belajar meniru sikap atau nilai umum yang banyak dianut oleh masyarakat, belajar tersenyum walau hati sedang luka, menjaga sikap kesopanan meskipun hati kecil berontak ingin banyak tingkah, menjaga cara bicara meskipun bertentangan dengan nurani, berusaha berbesar hati didepan khalayak meski hati ingin bersumpah serapah. Personality merupakan cerminan keberhasilan sesaat, dia merupakan topeng yang menutupi keadaan yang sesungguhnya. Sulit mengetahui apa isi hati yang sesungguhnya

Character
Sikap apa adanya yang muncul dari sebuah pribadi, baik disaat berada didepan khalayak ataupun saat menyepi seorang diri. Character merupakan indikator murni untuk menilai sebuah pribadi, karena character bukanlah topeng, ia adalah wujud nyata sebuah kejujuran atas semua hal, jika ia baik maka kebaikan akan selalu muncul baik itu diminta atau tidak, jika ia buruk maka keburukan akan selalu muncul meski tidak diminta.
Character bisa dikendalikan dengan penanaman akhlak sejak dini, karena akhlak mengajarkan nilai-nilai universal yang bermanfaat bagi seluruh makhluk hidup dimuka bumi ini.

1 comment:

Unknown said...

Great...baguslah. Belum paham bener sih but i think bermanfaat buat nambah wawasan. Good job...cia yoo...

"Jika hamba-Ku berniat melakukan kebaikan dan ia tidak mengerjakannya, Aku menulis baginya satu kebaikan. Jika ia mengerjakannya, Aku menulis sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat untuknya. Dan jika ia berniat melakukan kejelekan dan ia tidak melakukannya Aku tidak menulis kejahatan baginya, dan jika ia melakukannya Aku menulis satu kejahatan baginya." [HR. Muslim]